Bagaimana bentuk bumi yang sebenarnya

Bismillah,

Belakangan ini sedang ramai-ramainya pembahasan tentang bentuk bumi, apakah datar atau bulat.
Yup, dibarengi dengan mulai terkenalnya Flat Earth Society, Teori tentang Bumi itu Datar pun ikut terkenal.

TELAT sebenernya,
Iya, sebenarna topik ini sudah mulai tergantikan dengan topik Pokemon Go. Sebuah aplikasi mobile phone yang sedang banyak diunduh. Servernya aja sampai sering error. Download file APK 58 MB harus berkali-kali karena gagal mulu. :v
Ah ga penting. ^_^
Tulisan ini dibuat telat karena memang ane dapat informasi ini juga telat. Maklum, libur lebaran. Banyak di pelosok, ga ada sinyal jaringan selular. Jadinya full hidup tanpa HP selama beberapa hari.

Bismillah(lagi)
Sebagaimana Bumi itu datar adalah sebuah teori, Bumi itu bulat juga hanyalah sebuah teori.
Sebagaimana Bumi itu bulat adalah teori yang sulit diterima akal disaat setiap orang menganggap bahwa bumi itu datar,
Maka Bumi itu Datar pun adalah teori yang tidak mudah diterima akal pada saat kebanyakan orang menganggap bahwa bumi itu bulat.
Maka kita perlu objektif dalam menanggapi kedua teori tersebut

SEMESTINYA
Mudah untuk menyelesaikannya(semestinya)
Cukup kita kembali kepada Al-Qur'an dan Hadist, dan semuanya beres(semestinya).
Loh kok menanggapi teori dengan Dalil agama? mana nyambung?
Well, sebagai orang yang beragama, alias beriman.
Maka bagiku ga begitu penting teori mana yang lebih masuk akal.
Yang penting bagiku adalah sebuah "Kebenaran".
Dan kebenaran yang hakiki hanyalah dari Dzat yang maha Tau segalanya.
Yakni Allah Azza WaJalla yang telah meninggalkan Al-Qur'an dan Hadist melalui Rasul-Nya untuk diikuti dan dijadikan pedoman hidup.

NAMUN SAYANGNYA
Ternyata, dari sedikit artikel-artikel yang muncul untuk menanggapi isu bumi itu datar ini ane dapatkan bahwa kedua teori tersebut memiliki dalil-dalil, dari ulama-ulamanya masing2.
Dan sayangnya di Al-Qur'an tidak ada pernyataan secara gamblang, jelas dan tegas bagaimana bentuk bumi yang sebenarnya. Apakah bumi itu Bulat, ataukah bumi berbentuk datar.
Yang ada hanyalah kata "menggulung" dari BIB(Bumi itu Bulat) dan kata "Dihamparkan" dari BID.

Well, Bukan bermaksud meninggalkan Dalil-dalil atau dasar agama dalam menyikapi ini, melainkan:
1. Ane bukanlah seorang ahli hadist/Ahli tafsir yang bisa membuktikan ulama mana yang lebih benar dalil dan tafsirnya.
2. Wallahu'alam, ane merasa ada kecenderungan tafsir itu disesuaikan dengan sesuatu (yang dianggap) Fakta pada masa itu.(Suudzon ane)
simplenya:
bisa jadi tafsir tentang dalil BID diambil dari ayat2 yang memang cenderung ke kata "datar", lalu dibuatlah tafsirnya sesuai dengan yang dianggap fakta pada zaman itu,
lalu muncul teori baru, menyebar luas dan dianggap fakta, kemudian datang tafsir baru.
wallahua'alam
3. Sebagai bocah yang udah disekolahin tinggi-tinggi sama bapak, Biarpun ujung-ujungnya cuma jadi pengumpul recehan alias ga jadi karyawan. semestinya ane bertindak sebatas kemampuan ane.
Apa itu?
Menguji kedua teori tersebut.
Yup, sebagai kaum (yang katanya) intelektual.
Kita ga perlu debat kusir, cukuplah kita buktikan mana yang benar.
Atau jangan-jangan keduanya salah?
dan kedua-duanya hanyalah konspirasi?
bisa saja. Let's see

MARI KITA BUKTIKAN
Ohiya, Ada sebuah video berbahasa indonesia di youtube yang berbicara tentang Bumi itu datar, yang telah membahas dan menghancurkan 10 bukti bahwa bumi itu bulat.
Menurut ane, Video Inilah yang membuat isu ini cukup viral di Indonesia.
Mengubah mindset sebagian viewernya dengan audio visual yang ditampilkan.
Berbagai sanggahan terhadap BIB, Alasan bahwa BID, dsb telah disampaikan.
Well, In syaa Allah bereferensi video tersebut, akan kita uraikan cara-cara membuktikan bahwa BIB salah, dan apakah memang salah.
Kemudian kita uraikan juga cara-cara membuktikan bahwa BID salah, dan apakah memang salah.

Yup, ane rasa dipostingan selanjutnya perlu dibahas tentang
- Pembuktian bahwa teori BID salah
- Pembuktian bahwa teori BIB salah

UNIK
Oia, terkait tentang video tersebut. Jujur saja, setelah nonton video tersebut ane pribadi langsung terkesima plus kagum.
Kok Bisa ya,
Sesuatu yang selama ini ane anggap benar, karena memang logis, bahkan super logis.
lalu terbantahkan dengan sesuatu yang baru, yang juga logis.
Dari situ ane belajar sesuatu,
yakni,
jangan terlalu yakin terhadap sesuatu sebelum jelas apa kata al-qur'an dan assunnah, atau minimal-minimalnya, buktikanlah sesuatu itu tadi.

Jujur saja, saat ini ane lebih cenderung ke flat earth.
Tapi in syaa Allah dalam menyampaikan ane akan coba objektif.

Insya Allah,
Alhamdulillah,
Wassalam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Trik berjualan di Olx.co.id

Gerogi seorang pengusaha